MAMUJU, MILENIUMTIMES.id – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Dr. Suhardi Duka resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bridge ke-60 tahun 2026.
Kejurnas sekaligus dirangkaikan dengan Kongres Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB GABSI) ke-27 Tahun 2026 dimana Sulbar menjadi tuan rumah, akan berlangsung sedari 17-26 September 2026 bertempat di Ballroom, Andi Depu Lantai 3, Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
“Hampir semua permainan kartu saya bisa bermain, seperti domino, joker, remi, kyu kyu, tapi permainan bridge saya tidak bisa,” kelakar Gubernur Suhardi diawal sambutannya disambut tawa para pelatih dan atlet bridge sambil tepuk tangan.

Padahal bridge lanjutnya, “Olahraga permainan kartu yang menguji kemampuan pemain dalam strategi, komunikasi dengan pasangan dan pengambilan keputusan”
“Olahrag bridge pemain harus mempertimbangkan bagaimana mengatur pasangan dan tim, strategi hingga menang. Dalam bridge modern, ketahanan konsentrasi menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kemampuan teknis,” ujar Gubernur Suhardi.
Lanjut Gubernur, pelaksanaan Kejurnas Bridge tahun 2026 ini tergolong kompleks karena sejumlah nomor pertandingan digelar secara berurutan dengan jadwal yang cukup padat.

Di tengah rangkaian pertandingan tersebut juga akan berlangsung Kongres PB GABSI ke-27.
“Namun, penyelenggaraan Kejurnas Bridge di Mamuju tidak hanya diarahkan sebagai agenda olahraga. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga ingin menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta dari berbagai wilayah Indonesia”
“Saya kira ini momentum yang bagus untuk memperkenalkan potensi wisata Sulawesi Barat kepada para atlet sekaligus juga bisa menghidupkan UMKM dan tentunya hotel,” kata Gubernur.

Harapan Gubernur, momentum tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan olahraga bridge di Indonesia, khususnya melalui regenerasi atlet dan pengenalan olahraga tersebut kepada generasi muda.
“Bridge ini memang olahraga lama, tidak banyak orang yang tahu, olehnya itu perlu regenerasi supaya tetap lestari atau menjadi olahraga nasional kita”
“Dengan dibukanya Kejurnas Bridge ke-60, Mamuju kini menjadi panggung kompetisi bridge nasional sekaligus etalase Sulawesi Barat di hadapan peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” pungkas Gubernur Suhardi.

Pantauan mileniumtimes di arena pertandingan, Kejurnas tahun ini diikuti atlet dari 21 provinsi dan akan berlangsung selama sembilan hari, dari 17-26 September 2026.
Usai acara pembukaan, rehat sejenak dan dilanjutkan dengan pertandingan antar propinsi (fry).

Tinggalkan Balasan