TOMOHON, MILENIUMTIMES.id — Dunia olahraga otak (mind sport) di Kota Tomohon semakin bergairah. Sebuah komunitas baru main Bridge, pencinta dan pemain serta pemerhati olahraga Bridge Tomohon menyatakan keinginannya  membentuk wadah bersama dengan nama “Meimo Lumeong Bridge” disingkat MLB.

Menariknya, terbentuknya komunitas yang diinisiasi oleh Judie Turambi ini didirikan di “Kampung Bridge” (Baca Kelurahan Bridge-red), yakni Kelurahan Kayawu, Tomohon Utara di Kota Tomohon, Selasa, (20/10/2026) tadi malam.

Terbentuknya MLB menjadi wadah baru bagi para atlet, pencinta dan generasi muda yang ingin belajar dan berprestasi di cabang olahraga Bridge yang sangat mendunia.

Yang istimewa, dalam momentum terbentuknya MLB yakni; menghadirkan tokoh Legendaris Bridge Indonesia dan Grand Master Bridge Dunia Eddy Manoppo.

Kehadiran Eddy Manoppo yang adalah putra Rurukan Tomohon menjadi motivasi tersendiri bagi para anggota MLB.

Pasalnya, pria kelahiran 1945, yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia itu mau berbagi pengetahuan, pengalaman, teknik, serta filosofi bermain Bridge kepada para anggota MLB.

“Bridge dari namanya berarti jembatan. Jadi jembatan komunikasi antara dua orang pemain (pasangan). Dalam hal ini dari segi sistim, yang dipelajari kedua pemain harus menjadi satu pengertian,” sebut Eddy Manoppo Grand Master Bridge Dunia saat membagi pengetahuan.

Kata Manoppo, kalau tidak ada satu pengertian diantara kedua pemain, sudah pasti akan membawah konsekuensi besar yakni akan banyak membuat kesalahan atau blunder. Jadi diperlukan satu kesatuan antara dua pemain.

“Pada permainan Bridge diajarkan bagaimana memberi tahu dan bagaimana mencari tahu. Memberi tahu apa kartu kita tentunya memberi tahu dengan benar bukan curang kepada pasangan kita dan mencari tahu apa kartu dari pasangan kita,” urai Manoppo

“Bridge bukan hanya sekadar permainan kartu, tapi olahraga yang melatih kejujuran, logika, kerjasama, dan daya ingat”

Kuncinya, untuk menjadi pemain yang berprestasi “Alangkah baiknya kita memakai sistim yang baik dan kuasai dengan baik sistem tersebut. Dan, semakin banyak kita berlatih, akan semakin banyak mendapat pengetahuan dari latihan tersebut,” tutup Manoppo yang lewat bermain Bridge sudah mengelilingi dunia sembari mengatakan sangat bangga terbentuk MLB. Ini bibit unggul untuk masa depan Bridge Sulut.

Sementara penginisiatif Judie Turambi mengatakan, “Meimo Lumeong Bridge asal kata sub etnis Tombulu yang berarti Mari Bermain Bridge dipadu dengan tagline *_from Tomohon to the World,*_ memiliki makna kebersamaan dan semangat untuk maju dan mendunia melalui Bridge”

“Komunitas ini bernanung di bawah GABSI Kota Tomohon dan terbuka untuk umum. Kami membentuk MLB utamanya termotivasi dari Kejurnas Bridge ke-60 Mamuju Sulawesi Barat September 2026 lalu. Dimana para atlet junior Tomohon berhasil membuat prestasi, meraih 5 emas dan perunggu. Kedua, melihat mulai banyak peminat Bridge terutama para pemula di Kota Tomohon,” ujar Turambi yang di era tahun 80-an membentuk Roman Bridge Club (RBC) di Paslaten Satu.

MLB sebut Turambi, terbentuk di Kayawu, karna Kelurahan Kayawu tiga tahun belakangan ini secara kuantitas menunjukkan animo terhadap Bridge cukup tinggi dan secara kualitas, ada 4  pemaim-pemain junior Kayawu sudah menorehkan dan punya prestasi ditingkat nasionali serta ada 4 atlet junior mulai berprestasi di daerah Sulawesi Utara.

Tujuan MLB, untuk memasyarakatkan Bridge di kalangan generasi muda di Kota Tomohon dan tentunya punya target yakni, MLB bisa melahirkan pemain-pemain muda berprestasi ditingkat daerah dan idealnya di tingkat nasional dan dunia. Dan tentunya akan ada agenda latihan rutin, coaching clinic, dan dapat mengikuti turnamen- daerah maupun luar daerah.

“Terima kasih kepada Grand Master Dunia Eddy Manoppo yang telah memberi waktu dan dukungan penuh, membagi pengetahuan bahkan bersedia menjadi advisor atau penasehat MLB,” ungkap Turambi.

Usai membagi pengetahuan, dilanjutkan dengan praktek berupa bermain beberapa game dimana Pak Eddy Manoppo memberikan teknik langsung cara bermain yang baik.

Komposisi Komunitas Meimo Lumeong Bridge (MLB) 2026- 2030

Pelindung : Ketua DPC GABSI Kota Tomohon, Penasehat: Eddy Manoppo, Pembina: Hany Sualang, Mac Wajong, Pelatih: Stevly Saroinsong, Novly Rauf, Koordinator: Judie Turambi, Anggota: Irensya Lendeng, Glow Pangkerego, Christo Moningka, Chantika Moningka, Felisia Pusung, Mercy Gigir (fry).